AlQuranPedia.Org – Manusia tidak lepas dari yang namanya kesalahan, kealpaan, kekhilafan dan dosa. Tapi jangan sampai dosa tersebut membuat kita lantas pasrah dan kehilangan arah. Ingatlah bahwa kita memiliki Allah. Kita memiliki Tuhan yang selalu menerima kita meskipun kita berbuat dosa sebuih lautan. Ingatlah sebuah hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam “Setiap anak Adam adalah
Sebagaimana Ibnu Katsir mengatakan, ”Berbagai hadits menunjukkan bahwa Allah mengampuni setiap dosa (termasuk pula kesyirikan) jika seseorang bertaubat. Janganlah seseorang berputus asa dari rahmat Allah walaupun begitu banyak dosa yang ia lakukan karena pintu taubat dan rahmat Allah begitu luas.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 12/140)
Seharusnya mereka tidak berputus asa, melainkan tetap beramal dan berusaha untuk mendapatkan pertolongan Allah, karena menurut ajaran Al-Qur'an, orang yang berputus asa dari rahmat Allah berarti telah mengingkari rahmat-Nya. Ayat-ayat lain yang menerangkan keadaan manusia ketika menerima rahmat Allah, ialah firman-Nya:
Hamba Allah tidak boleh berputus asa terhadap ampunan, rahmat, dan kasih sayang-Nya, karena pintu rahmat-Nya terbuka seluas-luasnya bagi orang yang bertobat, sebagai ditegaskan dalam firman-Nya: Dan barang siapa berbuat kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian dia memohon ampunan kepada Allah, niscaya dia akan mendapatkan Allah Maha Pengampun
Ikhlas, tidak riya dan menjauhi sifat munafik. Bertaubat, menyesal dan janji tidak akan mengulang suatu perbuatan dosa; Takut kepada Allah SWT. Selalu mengharapkan rahmat Allah SWT. Tidak berputus asa dari rahmat Allah SWT. Syukur nikmat. Menunaikan amanah. Sabar. Tawadu dan menghormati yang lebih tua. Kasih sayang termasuk mencintai anak-anak
dtCiZDK.
tidak berputus asa dari rahmat allah