JAKARTA, KOMPAS.com - Layaknya catu daya perangkat elektronik yang lain, baterai sepeda motor listrik juga bisa habis saat dipakai. Maka itu, produsen memberikan indikator untuk mengetahui daya yang tersisa. Untuk motor listrik, pemiliknya harus melakukan perawatan bukan hanya pada kendaraannya saja secara utuh. Tapi, wajib juga melakukan perawatan pada komponen baterainya.
Jangan biarkan baterai sepeda listrik Anda bermasalah di tengah jalan. Isi segera baterainya menggunakan charger baterai sepeda listrik dari Deek-Robot. Charger akan menyalurkan daya sebesar 48 - 54.6 V 2.0 A. Cocok untuk mengisi daya baterai 48 - 54.6 V 2.0 A pada sepeda listrik Anda dengan optimal,…
Viral curhatan pengendara motor listrik SMEV dilarang isi daya di pom PLN. Foto: Instagram Riza Ardiana. Perusahaan Listrik Negara (PLN) buka suara soal video viral pengendara motor listrik bernama Riza Adriana yang mengaku tak dikasih izin mengisi daya di pom mereka. PLN mengaku, pihaknya tak pernah melakukan pelarangan.
Hendro Sutono, peggiat motor listrik dan juru bicara Komunitas Sepeda Motor Listrik , mengatakan, ada beberapa trik supaya kualitas baterai motor listrik tidak cepat turun atau bocor. Baca juga: Menangkis Keraguan Menggunakan Motor Listrik Sehari-hari "Kalau di baterai lithium ion kita pakai baterai yang punya kapasitas besar.
Baca Juga: Sering Pakai Motor Listrik Sampai Baterainya Habis Bikin Cepat Rusak? "Jadi cukup diganti sel yang rusaknya saja, tidak perlu ganti satu set baterai listriknya," tutur Sujono. Sujono menjelaskan, sebenarnya yang digunakan sebagai baterai kendaraan listrik itu adalah beberapa baterai jenis Lithium Ion (Li Ion) yang dijadikan satu.
Bz5n65M.
baterai sepeda listrik cepat habis